Connecting Global Carbon Ecosystem with Indonesia’s Local Climate Action.

Penabulu Carbon-Connect menghubungkan aksi iklim di tingkat tapak dengan kebijakan, keahlian, teknologi, pembiayaan, dan pasar karbon untuk mendorong inisiatif yang berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan.

Program

Menghubungkan Ekosistem Karbon Global Dengan Aksi Iklim Lokal Indonesia

Penabulu Koneksi Karbon (Penabulu Carbon-Connect) bekerja sebagai simpul penghubung dan perantara independen dalam ekosistem penurunan emisi dan peningkatan serapan gas rumah kaca nasional Indonesia. Unit ini menghubungkan aktor, pengetahuan, kebijakan, pembiayaan, teknologi, dan pasar untuk mendorong aksi karbon berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan.

Sebagai carbon ecosystem gateway, Carbon-Connect mempertemukan pemerintah, pemegang hak dan izin, masyarakat adat, komunitas lokal, organisasi masyarakat sipil, pengembang proyek, penyedia teknologi, investor, standar dan registri karbon, lembaga validasi dan verifikasi, pembeli, serta berbagai pelaku pasar karbon terkait lainnya.

Carbon-Connect mendukung seluruh siklus inisiatif karbon, mulai dari identifikasi potensi, studi kelayakan, perancangan partisipatif, baseline, pengukuran, pelaporan dan verifikasi, safeguards, pembiayaan, implementasi, registrasi, penerbitan dan transaksi unit karbon, hingga memastikan pembagian manfaat yang adil, transparan, dan inklusif bagi masyarakat.

Integritas lingkungan dan sosial menjadi prinsip utama, mencakup additionality, permanence, pengelolaan leakage, pencegahan double counting, transparansi, akuntabilitas, penghormatan hak dan tenurial masyarakat, Free, Prior and Informed Consent, kesetaraan gender, inklusi sosial, mekanisme penanganan keluhan efektif, serta pembagian manfaat yang berkeadilan.

Dukungan Carbon-Connect mencakup pencegahan dan pengurangan emisi, peningkatan serapan, serta penyimpanan karbon pada berbagai skala, dari pendekatan yurisdiksi dan nested, agregasi kegiatan, hingga proyek individual berbasis perizinan dan masyarakat, termasuk Perhutanan Sosial, wilayah Masyarakat Hukum Adat, dan pengelolaan komunitas.

Berbasis pengalaman Penabulu, Forestry and Other Land Use menjadi wilayah kerja utama, disertai pengembangan ekosistem karbon dan pembiayaan iklim pada sektor limbah, energi, transportasi, pertanian, ekosistem pesisir, dan karbon biru, dengan mempertimbangkan metodologi, tata kelola, regulasi, serta karakter aktor sektoral.

Pada sisi hilir, Carbon-Connect menjembatani inisiatif berintegritas dan layak dengan climate finance, results-based finance, investasi pengembangan proyek, carbon offtake, serta pasar domestik dan internasional, sekaligus menghubungkannya dengan registri, validator, verifier, pembeli, investor, dan mitra teknis relevan untuk transaksi karbon.

Didukung tenaga ahli, teknologi, instrumen, dan jaringan subnasional hingga internasional, Carbon-Connect membangun kemitraan sesuai kebutuhan inisiatif. Bukan sekadar pengembang proyek atau broker kredit karbon, unit ini menjadi trusted intermediary yang menghubungkan integritas, masyarakat, kebijakan, pembiayaan, teknologi, dan akses pasar.

Liputan Kegiatan

Kajian dan Laporan