Alat Pencacah Sampah Organik Diserahkan untuk Perkuat Aksi ProKlim di Garut
Garut, 22 Desember 2025 — Upaya memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat terus dilakukan melalui Program RBP REDD+ GCF Output 2. Salah satunya melalui penyerahan alat pendukung aksi mitigasi perubahan iklim kepada kelompok masyarakat di dua lokasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Madya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yakni Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, dan Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 Desember 2025 tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, DLH Kabupaten Garut, pemerintah desa, serta kelompok masyarakat penerima manfaat. Dua kelompok yang menerima bantuan adalah KTH Pemuda Konservasi RISMET di Desa Cipaganti dan Kelompok ProKlim Balebat di Desa Cikandang.
Bantuan yang diserahkan berupa alat pencacah sampah organik berkapasitas 700 kg per jam beserta sarana pengolahan lainnya. Penyerahan ini tidak hanya ditujukan untuk menyediakan sarana pengolahan sampah, tetapi juga memastikan kelompok masyarakat memiliki kesiapan untuk mengoperasikan alat tersebut di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan alat di masing-masing lokasi, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan teknis pengoperasian oleh teknisi. Setelah kelompok penerima memahami cara penggunaan alat, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat dimanfaatkan dan dioperasikan secara tepat oleh kelompok masyarakat.
Antusiasme kelompok masyarakat terlihat dari harapan agar bantuan tersebut dapat meningkatkan pengelolaan sampah organik di wilayah mereka. Dalam pelaksanaannya, kelompok juga mengidentifikasi kebutuhan lanjutan berupa pelatihan teknis dan pendampingan perawatan alat, sehingga operasional dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui penyerahan sarana pengolahan sampah organik ini, aksi ProKlim di Desa Cipaganti dan Desa Cikandang diharapkan semakin didukung oleh kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah di tingkat lokal. Bantuan alat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat praktik pengelolaan lingkungan dan aksi mitigasi perubahan iklim yang dilakukan secara langsung oleh masyarakat.



