Penabulu Carbon-Connect
  • BERANDA
  • PROFIL
    • Penabulu
    • Latar
    • Sistem
  • PROGRAM
    • Program Berjalan
    • Program Lalu
  • DOKUMENTASI
    • Kajian dan Laporan
    • Liputan Kegiatan
    • Panduan dan Modul
    • Berita Media
  • KONTAK
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu

Penguatan Kelembagaan KPH dan Peningkatan Kapasitas Para Pihak untuk Menguatkan Tata Kelola Hutan di Papua Barat Daya

Pendukung Program

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH)

Dokumen

KEP-80/BPDLH/2025

Anggaran

IDR 17.593.542.920,-

Periode

Periode program: 2025 – 2026

Uraian

Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia-Pasifik yang memperoleh pendanaan dari Green Climate Fund (GCF) melalui program ‘Pilot’ REDD+ Results-Based Payments (RBP). Indonesia berhak menerima pembayaran sebesar USD 103,8 juta untuk hasil kinerja penurunan emisi (ER) sebesar 20,25 juta ton CO2 ekuivalen selama periode 2014-2016, ditambah 2,5% sebagai pembayaran untuk manfaat non-karbon.

Proyek ini bertujuan untuk mengelola hutan secara berkelanjutan, merehabilitasi hutan yang rusak, serta memberdayakan masyarakat guna mengurangi kemiskinan. Selain itu, proyek ini juga berfokus pada peningkatan tata kelola hutan untuk mengatasi deforestasi dan degradasi hutan. Dana disalurkan secara tidak langsung melalui Lembaga Perantara (Lemtara) kepada penerima manfaat, yang mencakup seluruh provinsi di Indonesia. Untuk Provinsi Papua Barat Daya, Penabulu bertindak sebagai Lemtara, mengelola dana dari RBP REDD+ GCF Output 2.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, sebagai penerima manfaat dana RBP REDD+, memanfaatkan alokasi dana ini untuk mengembangkan berbagai program yang bertujuan memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program-program ini meliputi patroli pengamanan dan pencegahan Karhutla, penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan, dukungan rehabilitasi hutan dan lahan serta area mangrove, penguatan instrument REDD+, dan penguatan implementasi NDC Provinsi Papua Barat Daya.

Pendukung Program

Program ini didukung oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), periode program 2025 – 2026 dengan total dukungan dana sebesar IDR 17.593.542.920,-.

  • BERANDA
  • PROFIL
    • Penabulu
    • Latar
    • Sistem
  • PROGRAM
    • Program Berjalan
    • Program Lalu
  • DOKUMENTASI
    • Kajian dan Laporan
    • Liputan Kegiatan
    • Panduan dan Modul
    • Berita Media
  • KONTAK

Berita Media

  • Memperkuat Pengelolaan Sampah Organik Menuju Desa Tangguh Iklim
  • Pemprov PBD terapkan skema jual beli karbon optimalkan potensi hutan
  • Temui Menteri LHK, Gubernur Riau Bahas RPB REDD+ sebagai Skema Pendanaan Lingkungan
Berita selengkapnya

VIDEO

https://www.youtube.com/watch?v=jscKBSRaCO8&t

HUBUNGI KAMI

Jl. Dukuh Patra II No.76, RT.1/RW.13, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

t: (021) 38825484
e: info@penabulu.id

© 2026 Penabulu Carbon Connect
  • Bagian dari Penabulu Foundation
Scroll to top Scroll to top Scroll to top